Sabtu, 07 Februari 2009

Nightly Breeze

Lagi malam ini pun
seiring dengan petikan gitar
angin membelai rambutku
Dan kupejamkan kedua mata

Orang-orang pun semua
berjalan lalu begitu saja
Tiada seorang pun juga
yang perduli untuk mendengarkan

Tapi hanya dirimu yang setia menunggu
tiap petikan dari gitarku
untuk segera kau bawa
agar dapat sampai ke hatinya

Karena hanya dia, satu-satunya saja
yang memahami melodi ini
Di manapun dia berada,
kau akan selalu dapat bertemu dia

Tiada pernah berubah
setiap malam di waktu yang sama
Di persimpangan jalan
depan stasiun ku selalu berdiri

Jika kiranya saja,
pada suatu ketika nanti
Nasib pun membawanya
ke tempat ini dan di waktu ini

Tetapi dirimnya yang sangat jauh disana
terhalangi oleh ruang waktu
Maka malam ini pun ku meminta bantuannya

Tuk selalu membawa melodi sanubari
ucapan dari hati ke hati
Janganlah kiranya pernah
hilang di pertengahan jalan

2 komentar: